Kamis, 21 Februari 2013

FF "Its Love" Part 1



FF "Its Love"

Cash :
1. Park Rae Im
2. Han Eun Ra
3. Shin Rintae
4. Shin Chan Chan
5. Choi Tae Hwa
6. Shin Soo Hwa

Sub Cash :
All member Super Junior

Genre : Fantasi (?) Romance (?) Maybe

Author : Nining Sugiarti

Annyeong Reader’s author balik lagi nih sama FF baru.FF ini asli pemikiran autor sendiri lohh. FF ini author sumbangkan(?) #plakk masudnya author dedikasikan untuk Para teman sekaligus sahabat author. Karena mereka Kepopers (?),# K-Popers thor^^

Ok, karena mereka K-Popers makanya author bikin FF ini. Ok kita mulai aja ya. Mian karena typo gentayangan dimana-mana ^^

~Happy Reading~

Eun Ra POV

“huaaammmmm(menguap) jam berapa sekarang ?” erangku yang baru bangun dari mimpi indahku. Aku melirik ke jam yang ada dimeja samping tempat tidurku dan sedetik kemudian mataku membulat.

“shiiittttt, aku terlambat” aku langsung berlari kekamar mandi karena jam menunjukan pukul 06.20 am itu berarti 10 menit lagi bel masuk sekolah berbunyi.

5 menit kemudian aku selesai mandi dan langsung memakai seragam sekolahku. Setelah selesai aku langsung menghampiri eomma dan appaku yang ada di ruang makan.

“eomma, appa, aku berangkat sekarang ya” teriakmu sambil berlari kearah pintu.

“chagi kau tak menyapaku” ucap seseorang yang ternyata ada disebelah orang tuaku. Mendengar suara itu, seketika langkah ku terhenti Dan berbalik ke sumber suara itu.

“omo oppa, kapan kau kembali ?? bukankah kau sedang kuliah di universitas jepang “tanyaku yang memang bingung.

Yap dia adalah Kim Jong Woon a.k.a yesung, dia adalah oppa kandungku. Dulu aku sering curhat dengannya sebelum dia melanjutkan kuliah di jepang, setelah itu aku hanya curhat kepada sahabatku saja Rae Im.

“oppa sedang libur semester chagi, kau tak rindu padaku? “ucapnya dan langsung memelukku, akupun membalas pelukannya.

“ani, aku sangat merindukanmu oppa.”

1 detik

2 detik

5 detik

“ Omona aku lupa, aku sudah terlambat” aku langsung melepaskan pelukanku.

“biar oppa antar kau kesekolah ne ?” sarannya

“baiklah oppa” ucapku

Akhirnya kami tiba disebuah sekolah ternama yang ada di Seoul, korea selatan. Sekolah ini memiliki kualitas yang sangat bagus, hanya orang-orang tertentu saja yang bisa masuk kesolah ini. Akulah salah satu yang beruntung karena bisa masuk kesekolah ini. International Music School itu nama yang terpampang di depan sekolaku.

“gomawo oppa, aku permisi dulu ya. Paiii paii” aku langsung lari menuju kelasku dilantai 3 tepatnya untuk kelas XI. Dipikiranku mencoba membayangkan apa yang akan terjadi nanti. Akhirnya akupun tiba didepan kelasku. Sebelum masuk kekelas aku mencoba untuk menarik nafas.

Tok Tok Tok #Kreeekkkk (suara pintu)

“kau terlambat lagi eohh ?” Tanya teukkie seosangnim kepadaku yang memang sering terlambat masuk kelas.

Eun Ra POV END

Author POV

“Kau terlambat lagi eohh ?”Tanya seorang seosangnim kepada yeoja yang bernama Eun Ra.

“ne seosangnim, mianhae” ucap eun ra dengan menundukan kepala

“ck kau selalu terlambat. Minta surat izin masuk dulu dari guru Bk, baru kau boleh masuk “ucapnya tegas.

“baiklah”

Eun ra pun langsung menuju ruang Bk. Eun ra merasa malas untuk kesana karena guru Bknya sangat galak sekali.

Akhirnya eun ra tiba didepan ruang Bk.

 Tok Tok Tok #suara pintu

“Nuguseyo ?” Tanya kangin seosangnim yang merupakan guru Bk itu.

“Han Eun Ra” jawabnya singkat

“ck masuklah”

Akhirnya kamu masuk ke ruangan Bk dengan wajah menunduk.

“sudah ku duga pasti kau telat lagi, sampai kapan kau mau seperti ini terus. Kau mau membuat prestasi sekolah kita menurun eohh ?”kata kangin seosangnim setenang mungkin.

“bagaimana bisa ?Cuma gara-gara aku telat prestasi sekolah ini menurun” elak eun ra

“tentu saja bisa. Sekolah internasional mempunyai seorang murid yeoja yang selalu terlambat masuk kelas. Miris bukan ?” katanya emosi.

Eun ra yang mendengar itu sedikit terkejut.

“sudahlah aku malas membahas tentang itu. Sekarang berikan aku surat izin masuk kelas. Kau mau aku tertinggal pelajaran ?” eun ra sedikit kesal karena ucapan kangin seosangnim sebelumnya.

“tapi kau harus berjanji tidak akan terlambat lagi mulai besok” katanya sambil meyerahkan sebuah surat kepada eun ra. Eun ra pun mengambil surat itu.

“aku berjanji besok tidak akan terlambat, tapi lusa, maybe” ucapnya langsung bergegas pergi dari ruang Bk.

“ck anak itu benar-benar”

Author POV end

Rae Im POV

“uhh kemana eun ra, lama sekali keruang Bknya” kataku dalam hati

“rae im~ahh, kemana eun ra ?lama sekali dia “kata teman ku Chan Chan yang duduk tepat didepan mejaku.

“molla”jawabku seadanya

“Annyeong seosangnim, ini surat izin masuknya” kata eun ra yang baru tiba dikelas

“baiklah kau boleh duduk”

Eun ra pun langsung menuju ketempat duduknya yang ada disebelahku.

“kenapa kau lama sekali ?”ucapku khawatir

“tadi ada sedikit kendala” katanya sambil mengeluarkan buku pelajaran dari tasnya.

“apa pertengkaran dengan kangin seosangnim ??”tebakku dan eun ra hanya mengangguk.

#treeetetettt tetettttt (suara bel istirahat)

“eun ra, rae im, mau kekantin tidak ?? aku dan tae hwa ingin kekantin ?”Tanya temanku rintae

“aku tak ditanya ??”ucap chan chan yang merasa diabaikan

“hehe mian, kau mau ikut kekantin ?” jawab tae hwa

“tidak, kalian duluan saja” jawabnya yang sedikit mengecewakan

“ihh gimanasih, tadi minta diajakin sekarang malah gak mau” ujar rintae kesal

“hehe kalian ini selalu bertengar” ucapku yang tidak mau masalah ini menjadi panjang.

“namanya juga Evil, ngapain kalian ladeni” ujar soo hwa yang tiba-tiba datang.

Kalian pasti bingungkan mereka siapa ? biar aku perkenalkan. Kami disekolah membuat geng Shipper yang beranggotaan : aku, Eun ra, Rintae, Chan chan, Tae hwa, Soo hwa. Kami semua bersahabat, yaa walaupun sering terjadi pertengkaran kecil seperti tadi tapi kami tetap saling menyayangi satu sama lainnya.

“jadi kalian mau bareng kekantin atau tidak ??” kata tae hwa yang mulai kesal.

“ihh berisik banget sih, gak tau apa orang lagi kesel” jawab eun ra marah.

“sudah sudah. Kalian duluan saja nanti aku, eun ra dan chan-chan nyusul” ucapku yang melerai pertengkaran

“baiklah” jawab rintae yang langsung pergi menuju kantin dan tak lama kemudian kami menyusul kekantin

“kau tidak memata-matai sunbaemu itu?” Tanya ku pada chan chan

“nanti saja pulang sekolah” ucapnya

“aku heran kenapa kau bisa menyukai kyuhyun yang angkuh itu” godaku

“YAA !! kau ini bisa kecilkan suaramu, kalau yang lain tau gimana?” ucapnya kesal

Setelah itu aku berlari menghindarinya karena dia berusaha memukulku. Sampai terjadilah aksi kejar-kejaran dikoridor sekolah. Tapi tiba-tiba…

#BRUKKK

Tiba-tiba saja tubuhku menabrak seseorang didepanku.

“akhh” keluh ku kesakitan

“rae im~ahh gwenchana ?” tanya chan chan dan membantuku berdiri

“ne, ahh gwenchana ?”tanyaku pada orang yang ku tabrak tadi.

“…” orang itu tak menjawab apa-apa, dia berdiri. Kalian tau aku terkejut saat melihat orang yang ada dihadapanku, dia tak lain adalah kyuhyun seorang yang angkuh dan merupakan namja yang disuka chan chan.

“kalian ini seperti anak kecil saja, berlarian dikoridor. Itu sangat menganggu” ucapnya sinis

“masalah ?”ucapku yang mulai emosi. Seenaknya saja dia marah-marah padaku

“kau ingin menjadi hoobe yang tidak sopan terhadap sunbaemu hah !!” katanya sedikit membentakku

“kalau kau tidak….”ucapaku terputus oleh chan chan

“mianhe, kami tak akan mengulanginya lagi” ucap chan chan

“kau ini apa-apan sihh chan chan, bukan kita juga yang sepenuhnya salah” aku emosi terhadapnya yang merendahkan dirinya sendiri.

“sebaiknya kau lebih banyak belajar sopan santun darinya” katanya yang meremehkanku dan langsung pergi begitu saja dari hadapan kami.

“sudahlah rae im~ahh aku tak ingin mencari masalah dengannya”

“terserahmu saja”kataku dan aku langsung bergegas kearah kelas.

“rae im~ahh kau marah padaku ??mianhe !!” ucapnya yang berusaha mengejarku

Rae Im POV END

#at class

Author POV

Rae im duduk dengan kesal dibangkunya sambil terus menggerutu tidak jelas.

“Rae im~ahh mian” ucap seorang yeoja yang kini duduk disebelahnya.

“Aku tak suka jika kau menjatuhkan harga dirimu di depan namja evil itu chan chan~ahh” ucap rae im yang mungkin masih kesal dengan tingah sahabatnya itu.

“…” chan chan hanya diam mencoba mencerna apa yang rae im katakana.

“Aku tahu kau menyukainya, tapi bukan berarti kau harus membelanya terus seperti itu” rae im mencoba member nasehat pada chan chan

“Ngomongin apa sih ? serius banget ?” kata seorang yeoja yang datang tiba-tiba. Membuat rae im dan chan chan terkejut.

“Bisa tidak sih kalau ngomong itu suaranya dipelankah eohh ?” chan chan mulai emosi

Yang dimarahi hanya mendengus kesal. “ne, ne mian. Dasar pemarah, cepet tua nanti”

“YAA !! choi tae hwa bukannya kau yang terlihat tua” kata rae im yang terkikik geli

“udah ah males ngomong sama duo evil. Pasti selalu aku yang dibulli” katanya sambil mempoukan bibir yang ~eerrrr tidak terlihat imut sama sekali.

“hahahahah” tawa rae im dan chan chan yang berhasil membulli anggota paling muda di geng mereka.

~tretetet tetet ~ (bel masuk )

“seosangnim punya tugas untuk kalian. Tugas ini berkelompok dengan teman sebangku kalian dan harus dikumpulkan minggu depan, blla bla bla bla” ucap teukie seosangnim panjang lebar

“euhh sekelompok denganmu lagi” ucap chan chan pada teman sebangkunya

“wae ? tak suka ! seharusnya aku yang bilang seperti itu, karena kau sangat malas untuk mengerjakan tugas “ ucap tae hwa tak terima dengan ucapan chan chan.

“cihh” chan chan mendengus kesal.

Oke sementara kita tinggalkan dulu couple yang satu ini. Kita beralih ke couple satu lagi^^

“nanti kita langsung kerjakan di rumahku ya” ucap eun ra pada rae im.

“ok” katanya sambil tersenyum.

~ttetttttetttt (bel pulang sekolah)

“Rae im~ahh kajja kita pulang, oppaku sudah menunggu di gerbang. Palliwa” ucap eun ra pada rae im yang masih asik mengobrol dengan temannya.

“ne, changkaman. Aku pulang duluan ya” ucapnya pada teman-temannya.

Rae im langsung mengejar eun ra yang sudah mendahuluinya. Dengan sekuat tenaga rae im berusaha menyamakan langkahnya dengan eun ra.

“yesung oppa sudah pulang dari jepang ?bukankah dia kuliah disana ?”Tanya rae im saat berhasil menyamakan langkahnya.

“ne, dia sedang libur semester. Makanya dia kembali ke sini” jelas eun ra

Rae im hanya ber”oh”ria. Tidak terasa sekarang mereka sudah sampai di gerbang sekolah.

“opppaaaa” teriak eun ra yang hampir membuat bumi bergetar(?) #author lebay^^

“ne chagia. Eh siapa teman yang bersamamu ini ?”Tanya yesung yang melihat rae im ada di sebelah eun ra

“jahat !! masa oppa melupakanku” kata rae im yang ngambek.

“hahahah ne,ne oppa tidak melupakanmu. Oppa hanya ingin membuatmu cemberut seperti itu” kata yesung yang masih terkikik geli melihat yeoja didepannya menekuk wajahnya kesal.

“sudah, aku sedang malas berdebat” kata rae im yang masih setia dengan wajah cemberutnya

“marah eoh? “kata yesung sambil mencupit pelat kedua pipinya

“isshhh appo” keluh rae im kesal sambil mengelus pipinya yang merah.

“haha jangan marah lagi ne, oppa akan mentraktirmu es cream kesukaanmu. Eotthe ?” tawar yesung

“jinja ?”rae im langsung semangat saat mendengar kata es cream.

“aku di acuhkan” ucap eun ra yang merasa diacuhkan sejak tadi.

Mendengar itu rae im dan yesung langsung menatap eun ra. Sedetik kemudian yesung dan rae im hanya saling melirik dan..

“hahahahhha” tawa keduanya yang baru tersadar telah mengacuhkan eun ra sejak tadi.

“tidak lucu. Selalu saja begini. Kalau kalian sudah bertemu pasti aku di acuhkan” ucap eun ra kesal dan langsung masuk ke dalam mobil milik yesung.

“eun ra~ya kau marah ?mianhe” sesal rae im yang melihat sahabatnya ngambek karenanya.

“sudahlah, ayo kita pulang saja” kata yesung akhirnya

“mana bisa seperti itu. Oppa sudah berjanji akan mentraktir es cream padaku “keluh rae im karena yesung melanggar janjinya

“oppa kan tidak bilang akan mentraktir hari ini rae im~ahh”

“andwe, pokoknya saat ini juga oppa harus mentraktirku es cream” ancam rae im

“tapi…”

“kalian mau terus berada di situ eohh?” ucap eun ra yang mulai kesal karena sedari tadi rae im dan yesung tak kunjung naik kemobil.

“ne, mian” jawab rae im pada akhirnya.

Saat masih dalam perjalanan mobil, suasana mobil hanya hening sampai akhirnya yesung memecah keheningan itu.

“masih marah rae im~ahh” ucap yesung yang mencoba memecah keheningan.

“…” tak ada jawaban yang keluar dari mulut rae im.

“ayolah jangan marah pada oppa. Wajahmu sangat jelek seperti angry birds jika senang ngambek seperti itu” goda yesung

“biarkan” ucap rae im dan langsung memalingkan wajahnya ke jendela

“hah~” yesung mendengus kesal.

Akhirnya mereka tiba di rumah. Eun ra dan rae im turun dari mobil lebih dulu dan langsung masuk kerumah.

“dua yeoja itu membuatku sakit sepala” keluh yesung.

Author POV END

Yesung POV

Setelah memarkirkan mobil, aku langsung melangkahkan kakiku masuk kedalam rumah. Entah kenapa aku bukannya melangkah kekamar ku sendiri, tapi malah menuju kamar yeodongsaeng ku. Belum sempat aku mengetuk pintu tapi sudah ada suara-suara yang entah sedang membicarakan apa yang bersumber dari kamar eun ra. Aku langsung merapatkan telingaku pada pintu kamarnya untuk mendengar pembicaraan mereka.

“euhh aku sebal. Kau selalu mengabaikanku jika sedang bersama yesung oppa” yahh itulah suara cempreng eun ra.

“mianhe eun ra~yaa, aku tak bermaksud mengabaikanmu”

“bohong”

“kau masih marah padaku ? kau boleh menghukumku karena kesalahanku telah mengabaikan mu”

“jinja”

“ne, jinja”

“baiklah, bilang seperti ini “yesung oppaaa saranghaeyo” kepada oppa ku”

“MWO !! kau gila eun ra~ya”

Aku hanya terkikik geli mendengar eun ra menjahili rae im. Apa lagi mendengar suara rae im yang sangat terkejut itu.

“kau yang tadi minta hukuman dariku dan itulah hukuman untuk mu” sambung eun ra

“tapi…”

“aku tak terima penolakan. Kau harus melakukannya sekarang. Palli kekamar oppa ku, pasti dia ada disana”

Setelah mendengar itu aku langsung berlari menuju kamar ku sendiri. Aku masuk kedalam kamarku dan langsung duduk di meja belajarku, menunggu kejadian apa yang akan terjadi.

~TOK TOK TOK~

Ada yang mengetuk pintu kamarku dan aku yakin itu pasti eun ra dan rae im.

“masuklah” sahutku

Tak lama kemudian masuklah eun ra dan rae im bersamaan.

“ada apa ?” Tanya ku yang pura-pura tak tahu

“oppa rae im mau bicara sesuatu padamu” kata eun ra

“jinja ? kau mau bicara apa rae im~ahh” tanyaku dan jangan lupakan wajah rae im yang sedang gugup saat ini.

“euhhh..itu…aku…itu….aku…”katanya gugup sambil menundukan kepala

“kau mau bicara apa? Tak perlu gugup seperti itu pada oppa?”

“euhh..oppa..aku…” katanya yang masih gugup

“YAA!! Rae im palliwa, katakan. Aku sudah lelah menunggumu mengatakan hal itu” ucap eun ra yang mulai kesal. Ck padahal dia sendiri sudah tahu apa yang ingin rae im katakan.

“oppa saranghae” katanya yang langsung membuat pipinya merona merah

“apa ? aku tak dengar, kau bicara pelan sekali ?” kataku yang mencoba menggodanya

“yesung oppa saranghae” katanya dengan suara agak keras

“nado saranghae”

“eh? “

lihat dia terkejut mendengar jawabanku. Ck bukankah dia harus senang mendapat jawaban seperti itu dari namja tampan sepertiku.

“wae ? kenapa kau memasang wajah angry birds mu itu eohh?”

“ berhenti mangataiku angry birds” ucapnya kesal sambil berpose imut

“op…oppa apa tadi jawabanmu bersungguh-sungguh?” kata eun ra

Aku terkejut mendengar dia bicara seperti itu. Bukankah tadi dia sedang mengerjai rae im, tapi kenapa sekarang malah dianggap serius olehnya.

“menurutmu ?” jawabku acuh

“YAA!! Oppa aku serius” jawabnya yang kesal.

“wae ? kau takut oppamu yang tampan ini di rebut oleh sahabatmu eoh?” godaku

“ck tampan ? kepala besar sepertimu mana bisa dibilang tampan” katanya yang sedikit menyindir kepalaku (author : itu kenyataan oppa, BERBAHAGIALAH^^)

“YAA!!” kataku yang berusaha mengejarnya, tapi sial dia sudah keburu lari untuk menghindar.
Ehh? Aku melupakan yeoja yang satu ini. Dia masih ada dikamarku dan sialnya aku melihat dia sedang terkikik geli. Lihat saja pembalasanku..

“kau masih ingin dikamarku eoh?” godaku padanya

“ehh?” dia terkejut mendengar aku bicara seperti itu. Ckckck ekspresinya sangat imut.

“wae ? kenapa terkejut ?apa jangan-jangan oppa benar, kau mau tidur di kamar oppa!!”

“aisss aniyo” ucapnya kesal

“lalu kenapa masih dikamar oppa eoh?” godaku lagi

“oppa mengusirku, oppa tak suka jika aku disini”

“ehh ?bukan itu masuk oppa” ucapku yang hamper terkejut dengan jawabannya

“lalu ?” rae im memiringkan kepalanya seolah dia sedang bingung dan itu membuat wajahnya semakin imut

“hhmm itu…”ucapku yang tiba-tiba gugup dan menggaruk tengkuk ku yang tidak gital

“hahaha oppa lucu sekali, aku hanya bercanda” dia terkikik geli

“jangan tertawa atau kau oppa kunci di kamar ini dengan oppa, mau ?” ancamku

“iissshhh menyebalkan” ucapnya lalu pergi dari kamarku

Hahahaha aku sudah tak tahan menahan ketawaku sejak tadi. Melihat ekspresinya yang sedang sebal seperti itu benar-benar lucu.

Yesung POV END

#ESOK HARINYA

Rae Im POV

Aku berjalan dengan malas dikoridor sekolah pagi ini. Aku masih sebal memikirkn kedua kakak beradik itu yang kemarin mengerjaiku. Saat sudah tiba dikelas, langsung saja ku dudukkan tubuhku dengan kasar di tempat dudukku.

“dia kenapa? Datang-datang mukanya ditekuk seperti itu” kata yeoja yang sangat ku kenal yaitu tae hwa. Sepertinya dia sedang berbisik, eh? Tapi tidak itu terdengar seperti seorang sedang bicara bukan berbisik.

“molla” dan aku yakin itu suara rintae

Merasa pundak kananku ditepuk, aku langsung menoleh kekanan.

“…”

TBC ^^

Akhirnya Part 1 selesai juga. Reader's berikan komentar kalian ya biar mimin semangat untuk lanjutkan FF ini ^^



Tidak ada komentar:

Posting Komentar