Kamis, 18 April 2013

FF "Its Love" Vers WookRae Moment





FF "Its Love"

Cash :
1. Park Rae Im
2. Han Eun Ra
3. Shin Rintae
4. Shin Chan Chan
5. Choi Tae Hwa
6. Shin Soo Hwa

Sub Cash :
All member Super Junior

Genre : Fantasi (?) Romance (?) Maybe

Author : Nining Sugiarti

Hai hai Reader’s Author comeback nih ^^ Setelah sekian lama Vakum dari dunia FF xD Author membawa kelanjutan cerita yang tertunda ini. Langsung saja yaa, dan hati-hati banyak Typo bertebaran xD
Vers WookRaeSung a.k.a Ryeowook, Rae Im, and Yesung

~ Happy Reading ~


Rae Im POV

Aku berjalan dengan malas dikoridor sekolah pagi ini. Aku masih sebal memikirkn kedua kakak beradik itu yang kemarin mengerjaiku. Saat sudah tiba dikelas, langsung saja ku dudukkan tubuhku dengan kasar di tempat dudukku.

“dia kenapa? Datang-datang mukanya ditekuk seperti itu” kata yeoja yang sangat ku kenal yaitu Tae Hwa. Sepertinya dia sedang berbisik, eh? Tapi tidak itu terdengar seperti seorang sedang bicara bukan berbisik.

“molla” dan aku yakin itu suara Rintae

Merasa pundak kananku ditepuk, aku langsung menoleh kekanan.

“Kamu kenapa ?” Kata Chan Chan sambil duduk di hadapanku

“Aku sebal dengan Eun Ra dan Oppanya itu”

“Memang mereka berbuat apa sampai kamu sebal seperti ini” kata Tae Hwa dari arah samping

“Entahlah, aku sebal jika mengikat tentang kemarin itu yang…..” omonganku terputus

“Rae Iiiiiiimmmmmm “ Teriak Eun Ra dari arah pintu masuk kelas

Aku dan semua teman-temanku yang ada dikela terkejut dengan teriakan Eun Ra yang hampir menggemparkan kelas ini xD

“YAA !! bisa tidak memanggilnya tidak usah teriak seperti itu” kataku kesal
“Mian, kau masih marah padaku ?” tanyanya yang langsung duduk di sebelahku

“Molla” Jawabku sekenanya

#Teng Teng Teng(Bel masuk sekolah)

“Anak-anak bapak akan memberi tahu seseuatu kalau bulan depan sekolah kita akan mengadakan liburan ke pulau Jeju” kata Hankyung seosangnim yang bertugas sebagai guru Bahasa China

“Hooooorrrrreeeeee” teriak semua murid dikelasku

“Tenang tenang, eehmmm Rae im bisa ambilkan kumpulan buku kelas ini di meja bapak di kantor?” kata Hankyung seosangnim

“Ehh, aku? N..ne seosangnim” kataku dan langsung bangkit dari tempat dudukku

#Koridor sekolah

“Ih menyebalkan, kenapa dari sekian banyak murid, harus aku yang membawa buku sebanyak ini. Masih banyak murid Namja di kelasku yang seharusnya membawa kumpulan buku ini” keluhku sedari tadi sambil menyusuri koridor kelas dan….

#BRUUKKKK

Rae Im POV End

Author POV

“Awww” keluh Rae im dan orang yg ditabraknya bersamaan

Rae im mencoba bangkit berdiri dan melihat siapa orang yang ditabraknya itu

“Mianhae aku tak sengaja, jeongmal” sesal Rae im dan membantu Namja yang di tabraknya tadi berdiri

“Gwenchana, aku juga salah tadi karena tak melihat kalau ada orang didepanku” kata namja itu

“ ahh ne” Kata Rae im sambil tersenyum

“Manis” batin namja itu

Rae im berjongkok(?) sambil membereskan buka yang berserakan dilantai

“ehh? Mian, gara-gara aku buku yang kau bawa jadi berantakan” sesal namja itu yang sepertinya baru tersadar kalau buku yang tadi di bawa Rae im terjatuh dan membantu Rae im membereskannya

“Gwenchana”

“Mau kau bawa kemana buku sebanyak ini?” Tanya namja itu yang membantu Rae im membawa kumpulan buku itu

“Ke kelasku, tadi Hankyung seosangnim yang menyuruhku”

“ohh, ehhmm boleh ku tahu namamu ?”

“ne, naneun Park Rae Im imnida. Kamu bisa memanggilku Rae Im saja”

“ne, Rae Im” kata namja itu sambil tersenyum

“Ini kelas mu?” Tanya namja itu

“ne, gomawo sudah membantuku. Aku masuk kelas dulu ne”

“ne” kata namja itu dan bergegas pergi

“ahh paboya, aku lupa menanyakan siapa namanya” kata Rae im sampil menepuk(?) jidatnya xD

#at class

“Annyeong, ini bukunya seosangnim” kata Rae im sambil meletakkan buku-buku itu di meja Hankyung seosangnim

“Lama sekali Rae im ?” Tanya seosangnim

“ehh, itu.. tadi aku…eehhmmm ada sedikit masalah seosangnim” jawab Rae im yang sedikit gugup

“baiklah, silahkan duduk di tempatmu”

“ne” Rae im langsung menuju tempat duduknya

“kau ada masalah apa Rae Im sampai lama seperti itu tadi” Tanya Eun Ra yang duduk disebelahku

“itu tadi aku….”

“anak-anak coba nyanyikan lagu ini bersama-sama” kata Hankyung seosangnim yang memutuskan perkataan Rae Im

“Istirahat nanti akan aku ceritakan” kata Rae Im sambil tersenyum

“Lagu ini kalian nyanyikan sebanyak 3x  dan kalian hafalkan setelah itu aku tes kalian satu-satu, arraseo ?” kata Hankyung seosangnim

“arraeo” kata semua murid

Di yi di yi wo ai wo mama
Di er di er wo ai wo baba
Di san di san wo ai xiongdi jiemei
Di yi Di er Di san wo ai wo jia li ren

(nyanyikan dengan nada lagu anak-anak yang judulnya 123)

“Hafalkan lagu yang tadi kalian nyanyikan selama 5 menit setelah itu bapak tes satu per satu”

Murid-murid dikelaspun mulai menghafalkan lagu itu. Setelah lima menit Hankyung seosangnim langsung tes anak muridnya. Bagusnya hampir semua bisa hanya beberapa saja yang kurang lancer menyanyikannya.

#Teng Teng Teng (Bel istirahat)

“Rae im~ah mau kekantin bareng aku dan Rintae tidak ?” kata Soo Hwa

“ani, kalian duluan saja. Aku mau mengobrol dulu dengan Eun Ra” tolak Rae im

“Bukankah kalian sedang bertengkar ?” Tanya Rintae

“iiisshhh berisik, sana-sana pergi kekantin” kata Eun Ra kesal

“iisshh” Rintae mengoceh tidak jelas karena perkataan Eun Ra tadi

“haha kau keterlaluan Eun Ra~ya” kata Rae im sambil tersenyum

“salah dia sendiri yang membahas tentang masalah itu” balas Eun ra sambil memasang ekspresi ngambek

“sudah tidak usah memasang wajah jelekmu seperti itu” goda Rae im

“YAA !! sudah cepat ceritakan apa yang tadi terjadi sampai membuatmu lama seperti itu.” Keasl Eun Ra

Akhirnya Rae im menceritakan peristiwa yang terjadi di koridor sekolah tadi. Sementara Eun Ra hanya menyimak dengan serius.

#Kringggg Kringggg (Suara hp milik Eun Ra) #jadul banget ya suaranya xD

“Yeobseyo” sapa Eun Ra di telfon

“Yeobseyo, Eun Ra~ya cepat ke halaman sekolah sekarang” kata orang yg menelefon Eun Ra

“eh..untuk apa ? ini belum jam pulang sekolah Oppa”

“aaiiss palli”

“ok..ok”

#tut (sambungan telfonpun terputus)

“Rae Im~ah kajja” kata Eun Ra sambil menarik tangan Rae Im

“eeeehhhhh mau kemana ?” kata Rae Im yang terkejut di tarik begitu saja dengan Eun Ra

“Ke halaman sekolah menemui Yesung oppa, entah ada apa dia menyuruhku kesana” kata Eun Ra cepat masih sambil berlari

“hhooosssttt hooosssttt “ keluh Eun Ra dan Rae Im bersamaan saat sudah sampai di halaman sekolah

“mana ? katanya mau menemui Yesung oppa ?” kata Rae Im yang tak melihat keberadaan Yesung oppa dihalaman sekolah

“molla, Yesuuuuunnngggg opppaaaaaaaa” teria Eun Ra

“iiissshhh tak perlu teriak seperti itu, untuk memanggilku” kata Yesung oppa dari arah belakang Eun Ra dan Rae Im

“Omo oppa” kata Eun Ra dan Rae Im berbarengan

“hehe apa aku membuat kalian berdua terkejut” kata Yesung sambil menggaruk tengkuknya yg tidak gatal

“Oppa ada apa menyuruhku kemari?” Tanya Eun Ra

“Oppa hanya merindukan gadis yang satu ini “ kata Yesung sambil mencubit kedua pipi Rae Im

“Iiisshh appo” keluh Rae Im

“Ingin menemui Rae Im ? tapi kenapa menelfon aku” protes Eun Ra

“haha karena oppa tahu, kalau kau oppa suruh kemari pasti mengajak Rae Im” kata Yesung

“iisshh menyebalkan, sudahlah aku mau kembali kekelas” kesal Eun Ra dan bergegas pergi

“Eun Ra~ya tunggu aku” kata Rae Im yang ingin berusaha mengejar Eun Ra

“kau mau kemana ? tetap disini temani oppa” cegah Yesung yang menggenggam pergelangan tangan Rae Im

“aku ingin menyusul Eun Ra” jawab Rae Im polos

“Temani oppa sebentar disini” kata Yesung memohon

Rae Im diam sejenak. Memikirkan sesuatu dan kemudian  dia mengangguk setelah melihat raut kesedihan diwajah Yesung oppa.

“baiklah, apa oppa ada masalah ?” Tanya Rae Im

“Kita bicarakan didalam mobil saja ne” ajak Yesung sambil menarik lembut pergelangan tangan Rae Im menuju mobilnya

#At Mobil Yesung

“hhhuuufffttt “ satu helaan nafas dari Yesung

“oppa wae ? apa masalahnya sangat rumit?” Tanya Rae Im yang sedari tadi hanya memperhatikan Yesung yang terus menghela nafas

“Oppa harus pergi ke Jepang” kata Yesung yang pandangannya lurus kedepan memandang tanaman yang ada di sekitar halaman sekolah

“lalu ?”

“Selama oppa tinggal disini, oppa menyukai seorang gadis. Oppa tidak tahu kapan oppa kembali kesini setelah oppa pergi ke Jepang. Padahal Oppa  sendiri belum sempat menyatakan perasaan oppa padanya.”

“Kenapa oppa tidak menyatakannya sekarang saja, selagi oppa masih berada di sini. Sebelum menyesal ada baiknya oppa mencoba menyatakan perasaan oppa padanya”

Yesung menoleh ke Rae Im dan tersenyum “apa kau pernah jatuh cinta ?” Tanya Yesung

“ehh, aku ? entahlah, ku rasa belum” jawab Rae Im

“Pantas semudah itu kau menyuruh oppa untuk menyatakan perasaan oppa pada gadis itu.” Pandangan Yesung kembali lagi kedepan

“memangnya apa sulitnya menyatakan kalau oppa mencintai gadis itu, bukankah itu hal yang mudah ?” jawab Rae Im polos

Yesung menghela nafas “ pada saatnya nanti kau akan tahu sendiri jawabannya”

#Hening

10 menit

15 menit

#Teng Teng Teng (Bel masuk)

“Bel sudah berbunyi, aku harus kembali kekelas oppa” saat Rae Im ingin membuka pintu mobil tiba-tiba Yesung menarik tangannya. Yesung memeluk Rae Im

“Gomawo sudah mau menemani oppa” Yesung tersenyum sangaaaaattt manis *Author sampai meleleh xD

“n..n..ne oppa, aku kembali kekelas dulu” Rae Im membuka pintu mobil dan langsung berlari menuju kelasnya

Yesung hanya menatap kepergian Rae Im dan berucap lirih “andai saja kau tahu siapa yeoja yang aku cintai itu”

#At Koridor sekolah

“ Park Rae Im” panggil seorang namja saat Rae Im berlari di koridor dan membuat langkah Yeoja ini terhenti

Author POV End
Rae Im POV

“Park Rae Im” aku menghentikan langkahku begitu mendengar seseorang memanggilku

“kamu” kataku saat aku tahu siapa orang yang memanggilku

“hai..kita bertemu lagi” sapa namja itu

Kalian tahu, dia adalah namja yang aku tabrak(?) tadi pagi dikoridor sekolah.

“Hai..”sapaku

“kenapa kau berlarian di koridor, tidak takut menabrak(?) orang lagi eoh?” godanya

“kau menyindirku” aku langsung memasang(?) wajah cemberutku

“haha aku hanya mengingatkan” katanya

“sudahlah aku mau kekelas saja” kataku sambil melangah ke kelas

“ehh changka(tunggu)…..changka(tunggu). Jangan marah ne, aku kan hanya bercanda” bujuknya padaku

“ne, ehh boleh ku tahu namamu ?” tanyaku

“Naneun Kim Ryeowook imnida, kau bisa memanggilku Ryeowook atau Wooky juga boleh” katanya sambil tersenyum

“Ryeowook ? Wooky ? ehhmm ok, kau kelas berapa dan sepertinya aku baru melihatmu disini”

“aku kelas XII A,aku memang murid baru disini. kamu ?”

“Huuua berarti kau kakak kelasku, aku kelas XI B. boleh aku memanggilmu Wooky oppa ?”

“tentu, kalau panggilan itu nyaman untukmu kau boleh memanggilku dengan sebutan itu”

“ok” jawabku sambil tersenyum

“Rae Im apa pulang sekolah nanti kau ada acara ?”

“eehhmm sepertinya tidak ada”

“benarkah, mau makan es cream bersama ku saat pulang sekolah nanti ?” ajak Wooky oppa

“Es cream ? aku mau oppa” jawabku senang

“kau suka es cream ya ?” Tanya Wooky oppa sambil tersenyum

“suka, sangaaatttt suka” jawabku

“haha kau manis sekali” katanya sambil mengelus pucuk kepalaku

Aku hanya tersenyum, tapi sedetik kemudian..

“Omo, oppa aku lupa ini sudah masuk jam pelajaran. Aku kembali kekelas dulu ne oppa” kataku sambil berlari ka arah kelas

“Oppa tunggu di gerbang sekolah pulang sekolah nanti ne” teriak Wooky oppa padaku

“neeee” balasku

“Akhirnya aku sampai didepan kelas” batinku

#Tok Tok Tok

Aku langsung membuka pintu.

#Jlebb

“s..seo…seosangnim” ucapku tertunduk

“Park Rae Im, kenapa kau telat masuk di jam pelajaranku eoh ?” kata Heechul seosangnim, gutu Kimia ku

“Mianhe seosangnim” kataku masih tertunduk

“Berdiri di luar kelas sampai jam pelajaranku usay, arraseo ?” bentaknya

“ne seosangnim” ucapku lemah

“ARRASEO ?” bentaknya lagi dengan nada yang lebih keras

“Arraseo” Jawabku sambil melangkah ke luar kelas

5 menit

10 menit

Aku hanya berdiri dengan kepala tertunduk di luar kelas sambil menunggu pelajaran Heechul seosangnim usay, Heechul seosangnim memang terkenal dengan ke tegasan dan ke disiplinan saat mengajar. Jadi, wajar saja kalau aku dihukum beperti ini.

“Hey lihat Hoobae kurang ajar ini ternyata sedang dihukun eoh ?” kata seseorang di depanku. Langsung saja aku mengangkat wajahku untuk melihat siapa orang itu.

“Kyuhyun” ucapku lirih dan setengah terkejut. Sekarang di depanku telah berdiri Kyuhyun oppa, Ryeowook oppa, Eunhyuk oppa dan Donghae oppa.

“Ryeowook oppa termasuk geng dari Kyu ?” batinku

“kenapa diam ? biasanya kau tak terima aku bilang seperti itu” ejek Kyuhyun

“aku sedang malas berdebat “ kataku

“Rae Im kenapa kau bisa dihukum seperti ini ?”Tanya Ryeowook oppa

“gara-gara aku telat masuk kelas oppa” jawabku

“paling-paling sibuk pacaran sampai telat masuk kelas” ejek Eunhyuk oppa

“atau jangan-jangan dia mencoba bolos dari pelajaran guru yang sedang mengajar” ejek Donghae oppa

“mungkin saja dia..”

“Hentikan” ucap Ryeowook oppa tegas.

“Kalian tidak malu mengejek Hoobae kalian sendiri, seharusnya kalian memberi contoh yang baik bukan mengejeknya seperti ini” kata Ryeowook oppa lagi

“hey Ryeowook, kenapa kau jadi membela yeoja ini ? seharusnya kau membala kami bukan DIA” kata Kyuhyun. Eunhyuk oppa dan Donghae oppa hanya mengangguk-nganggukkan kepala.

“aku tak membela siapapun, aku hanya mengucapkan apa yang memang harus aku ucapkan. Itu saja” habis berkata seperti itu Ryeowook oppa melangah pergi meninggalkan gengnya dan aku

“Yaa, Wooky kau mau kemana ? tunggu kami. “ Teriak EunHae berbarengan sambil melangkah menyusul Ryeowook oppa dan sekarang tinggallah aku berdeua dengan Kyuhyun oppa

“Gadis murahan” ucap Kyuhyun, setelah itu dia melangkah pergi

#Tes

Jatuh sudah air mataku begitu mendengar ucapan Kyuhyun tadi. “ Gadis murahan?” apa aku terlihat seperti gadis murahan? Kejam, kata-kata Kyuhyun oppa sangat kejam” batinku sambil terus menangis

#brukk

Aku jatuh terduduk dilantai, masih menangis karena perkataan Kyuhyun oppa tadi. Sekejam apapun perbuatannya padaku, apa harus mengataiku Gadis murahan. Haruskah ?

#Kreeetttt (Suara pintu terbuka)

“Kau boleh masuk kekelas sekarang, pelajaranku telah usay” kata Heechul seosangnim

“ne, gomawo”  ucapku lirih sambil menghapus air mataku

“kau kenapa Rae Im ? kau menangis ?” kata Heechul seosangnim khawatir padaku

“ani” jawabku dan langsung masuk kekelas

#Pulang sekolah

Aku berjalan lemah di koridor, entahlah semangatku tiba-tiba saja hilang. Sekarang aku sudah sampai di gerbang sekolah dan tinggal menunggu Ryeowook oppa

“Rae Im~ah ayoo kita pulang” ajak Eun Ra sambil menarik tanganku

“eehhmm Eun Ra~ya, kau pulang sendiri saja ne. aku ada urusan.” Kataku berbohong

“urusan ? urusan apa ?” tanya Eun Ra

“urusan itu…eehmm ..” aku bingung harus jawab apa

“Eun Ra~ya palliwa, oppa tak punya banyak waktu lagi. Oppa harus menemui seseorang sebentar lagi” Teriak Yesung oppa dari seberang jalan.

“ne oppa, ok aku duluan ne Rae Im~ah” katanya dan langsung berlari menuju Yesung oppa

“ne” tinggallah aku sendiri disini, masih menunggu kehadiran Ryeowook oppa

“Sudah lama menunggu ?”

TBC yaaaa xD Don't Forget RCL ^^

1 komentar:

  1. ("`▽´)-σ Jiahhh cinta segitiga. Yang sabar, Park Raeim (˘▽˘)ง *pura-pura ga kenal*

    BalasHapus