Cash :
1. Park Rae Im
2. Han Eun Ra
3. Shin Rintae
4. Shin Chan Chan
5. Choi Tae Hwa
6. Shin Soo Hwa
Sub Cash :
All member Super
Junior
Genre : Fantasi (?)
Romance (?) Maybe
Author : Nining
Sugiarti
Annyeong readers ^^
sudah menunggu kelanjutan FFnya kah ? *gak -_-“
Ok, Author lanjut
sekarang, tapi ini akan sedikit berbeda, kenapa ? karena Cash FF ini banyak,
author akan share per moment. Ngerti kan maksudnya ? pokoknya momen-momen itu
akan tetap berhubungan dan tentunya FF ini juga tidak menyimpang dari cerita
sebelumnya .
Di part ini author
akan share momen KyuChan a.k.a Kyuhyun dan Chan Chan :D
Ready ? *yeessss \(‘-‘)/
~ Happy Reading ~
Chan
Chan POV
aku baru tiba
disekolah, langsung saja aku berjalan melewati lapangan sepak bola. Tidak ku
sangka bahwa sepagi ini masih ada yg bermain bola.
“Masih pagi seperti
ini sudah bermain bola” ucapku lirih
Aku melihat
sekeliling lapangan sepak bola itu, tiba-tiba mataku tertuju pada satu objek.
Seorang namja tinggi, berkulit putih dan rambut coklatnya. Aku terus
memperhatikannya tanpa mempedulikan sekelilingku.
“Noona awass “ teriak
seseorang dari arah samping kiri ku
Aku menoleh ke asal
suara dan
#DUUAKKKK
“aww “ sial saat aku
menoleh, tepat sebuah bola melayang ke arahku dan mengenai pelipisku. Aku jatuh
terduduk sambil memegangi pelipisku.
“Noona, gwenchana ?” Tanya
seseorang yang berdiri di depanku
“gwenchana” kataku
lirih sambil mencoba bangkit berdiri
“ceroboh” kata namja
satunya yang berada dibelakangku
Aku menoleh
kebelakang dan itu sukses membuatku kaku tak bisa berbuat apa-apa.
“Su..sunbae” ucapku
lirih sambil menunduk
“kau punya matakan,
sudah tahu kami sedang bermain bola. Tapi kenapa kau malah berdiam diri di
tengah lapangan seperti ini eoh?” bentaknya
“Sudahlah Kyu…”
ucapan namja itu terputuh oleh namja yang tadi dia panggil Kyu
“Kau juga, kenapa kau
memanggilnya noona ? tak tahukah, dia adalah murid kelas XI ?” kata Kyuhyun
sambil tersenyum remeh
“ehh ? kelas XI ?
bernarkah itu ? “ ucapnya sambil melihat ke arahku dan aku hanya bisa
menganggukan kepala.
“aahh aku tak tahu
hehe “ katanya sambil menggaruk tengkuknya
Sunbae yang satu ini
lucu, tapi..aku tak mengenalnya.
“kenapa kau menatapku
seperti itu ?” katanya
“ehh ? aniyo” ucapku
sambil menggelengkan kepala
“ok, perkenalkan.
Nanneun Lee Sungmin imnida, bangapseumnida” katanya sambil mengulurkan
tangannya.
“Naneun Shin Chan
Chan imnida, nado bangapta” kataku sambil membalas uluran tangannya dan tersenyum
tentunya
“sudah cukup
basa-basinya ?” ucap Kyuhyun sunbae
“ehh?” ucapku dan
Sungmin sunbae berbarengan
“kita masih harus
latihan Chan Chan~ssi apa kau masih mau berada di tengah lapangan seperti ini ?”
kata Kyu yang terdengar sangat dingin di telingaku
“ne, aku akan segera
kekelas” ucapku dan berlalu meninggalkan lapangan ini.
Aku berjalan
menyusuri koridor sekolah dan aku melihat Tae Hwa sedang berjalan didepanku.
Aku berjalan mendekatinya, dan berusaha tidak menimbulkan suara apapun.
1
2
3
“Dooorrrrrr” kataku
sambil menepuk pundaknya
“iisshhh sakit tahu”
katanya kesal
“haha mian, ehh tapi
kenapa tidak terkejut ?” kataku heran sambil berjalan beriringan dengannya
“tidak, aku sudah
tahu kau ada dibelakangku. Hanya saja aku pura-pura tak tahu”
“halahh bohong”
ucapku tak percaya.
“serius… eh pelipismu
kenapa ? “Tanyanya heran
“mau tau banget”
ucapku acuh
“iishh ditanya serius”
katanya sambil memukul pelipisku yang terluka dan berlari mendahului ku
“YAA!!” kesalku
Akhirnya aku dan Tae
Hwa tiba dikelas kami. Langsung saja aku duduk di tempat dudukku.
“masih marah eohh? “Tanya
Tae Hwa padaku
“….” Tak ada jawaban
dariku. Aku masih kesal dengannya.
“mian, tak akan ku
ulangi lagi” katanya sambil membentuk tangan V.
“ne..ne” kataku
akhirnya
Aku melihat Rae Im
memasuki kelas dengan tampang kesalnya.
“dia
kenapa? Datang-datang mukanya ditekuk seperti itu” bisik Tae Hwa
“molla” jawab Rintae yg tiba-tiba berada disamping
meja ku
Langsung
saja aku menghampiri Rae Im dan menepuk pundaknya
“Kamu
kenapa ?” kataku ketika dia menoleh kearahku
“Aku
sebal dengan Eun Ra dan Oppanya itu” jawabnya dengan ekspresi yg masih sebal
“Memang
mereka berbuat apa sampai kamu sebal seperti ini” kata Tae Hwa dari arah
samping
“Entahlah,
aku sebal jika mengikat tentang kemarin itu yang…..” omongan Rae Im terputus
“Rae
Iiiiiiimmmmmm “ Teriak Eun Ra dari arah pintu masuk kelas
Aku dan
semua teman-temanku yang ada dikelas terkejut dengan teriakan Eun Ra yang hampir
menggemparkan kelas ini xD
“YAA !!
bisa tidak memanggilnya tidak usah teriak seperti itu” Bentak Rae Im pada Eun
Ra
“Mian,
kau masih marah padaku ?” sesal Eun Ra
“Molla” Jawab
Rae Im yang terdengar malas bicara, sepertinya ^^
#Teng
Teng Teng(Bel masuk sekolah)
“Anak-anak
bapak akan memberi tahu seseuatu kalau bulan depan sekolah kita akan mengadakan
liburan ke pulau Jeju” kata Hankyung seosangnim yang bertugas sebagai guru
Bahasa China
“Hooooorrrrreeeeee”
teriak semua murid dikelasku
“Tenang
tenang, eehmmm Rae im bisa ambilkan kumpulan buku kelas ini di meja bapak di
kantor?” kata Hankyung seosangnim
“Ehh,
aku? N..ne seosangnim” Kata Rae Im dan berlalu keluar kelas
Sambil
menunggu Rae Im mambawa buku kami kekelas. Hankyung seosangnim sedikit
bercerita tentang persoalan liburan kami nanti. Sudah 10 menit Rae Im pergi,
tapi kenapa belum kembali juga ya.
Tidak
lama kemudian aku melihat kea rah pintu yang terbuka.
“Annyeong,
ini bukunya seosangnim” kata Rae im sambil meletakkan buku-buku itu di meja
Hankyung seosangnim
“Lama
sekali Rae im ?” Tanya seosangnim
“ehh,
itu.. tadi aku…eehhmmm ada sedikit masalah seosangnim” jawab Rae im yang
sedikit gugup
“baiklah,
silahkan duduk di tempatmu”
“ne” Rae
im langsung menuju tempat duduknya
Kamipun
langsung memulai pelajaran ini. Hankyung seosangnim langsung berjalan kearah
papan tulis dan menuliskan sesuatu di sana.
“Lagu ini
kalian nyanyikan sebanyak 3x dan kalian
hafalkan setelah itu aku tes kalian satu-satu, arraseo ?” kata Hankyung seosangnim
“arraeo”
kata semua murid
Di yi di yi wo ai wo mama
Di er di er wo ai wo baba
Di san di san wo ai xiongdi jiemei
Di yi Di er Di san wo ai wo jia li ren
(nyanyikan
dengan nada lagu anak-anak yang judulnya 123)
“Hafalkan
lagu yang tadi kalian nyanyikan selama 5 menit setelah itu bapak tes satu per
satu”
Murid-murid
dikelaspun mulai menghafalkan lagu itu. Setelah lima menit Hankyung seosangnim
langsung tes anak muridnya. Bagusnya hampir semua bisa hanya beberapa saja yang
kurang lancar menyanyikannya.
#Teng Teng Teng (Bel istirahat)
“kantin
yukk” ajak Tae Hwa
“ ke
toilet dulu, baru kantin ya” kataku
“baiklah”
jawabnya
Kamipun
langsung keluar kelas menuju toilet. Di tengah perjalanan tiba-tiba Tae Hwa
menghentikan langkahnya.
“ada apa
? apa ada yang ketinggalan ?” tanyaku heran
“ada
Donghae sunbae sedang berjalan ke mari” katanya antusias
Aku hanya
memutar bola mataku malas. “kau yakin Donghae sunbae berjalan kearah sini, kau
terlalu percaya diri”
“ck kita
lihat saja” balasnya
Saat
tinggal beberapa langkah lagi Donghae sunbae berada didepanku, ternyata dia
belok kea rah kanan dimana ada ruangan OSIS. Ya aku tahu Donghae sunbae
mengikuti organisasi OSIS disekolah ini, dia juga namja yang sangat disiplin,
menurutku.
“bhahahhaha”
tawaku pecah(?) saat menyadari Donghae sunbae tidak berjalan kea rah kami
“diam,
dasar menyebalkan” ucapnya kesal dan berlalu meninggalkanku
“haha
sudahku bilang, jangan terlalu percaya diri” kataku masih sambil tertawa
“sudah
cepat masuk sana ketoilet” katanya saat kami sudah sampai di depan toilet
Akupun
masuk ketoilet. Hanya sekedar membenarkan penampilanku setelah itu aku keluar.
Aku dan Tae Hwa berjalan ke kantin untuk membeli minuman.
“kau mau
beli apa?” Tanya Tae Hwa setelah kami tiba di kan tin
“ehhmm
seperti biasa, susu chocolate. Kau sendiri ?” tanyaku
“aku ?
ehhmm susu vanilla saja” jawabnya
“ahjussi
kami pesan susu chocolate dan vanilla satu ne” kataku ke ahjussi yang berjualan minuman ini
“ne,
tunggu sebentar ya”
Tidak
membutuhkan waktu lama, pesanan yang kami pesanpun sudah jadi.
“ini”
kata ahjussi penjual minuman sambil menyerahkan pesanan kami
“ne,
gomawo” kataku, setelah kami membayar minuman ini
Aku
membalikkan tubuhku dan tidak menyadari kalau ada orang dibelakangku.
#Byyyuuuurr
Sebagian
minumanku tupah ke pakaian namja yang tadi sedikit bertubrukan denganku
“su…sunbae”
ucapku gugup sambil menunduk
“aaiiisssshhh
lihat pakaianku kotor gara-gara kau yang ceroboh” ucapnya marah
“mianhe
Kyuhyun sunbae, aku tak sengaja” ucapku lemah
“apa
dengan maaf bisa membuat pakaianku bersih kembali?” ucapnya
“setidaknya
dia sudah meminta maafkan” ucap Tae Hwa dengan suara keras
“KAU
DIAM. Jangan ikut campur dengan urusan ini” bentak Kyuhyun sunbae padanya
“kau cari
mati Tae Hwa” batinku
“ck aku
kesini bersamanya dan dia temanku. Wajar kalau aku ikut campur, lagi pula dia
tidak sengaja melakukannya” ucap Tae Hwa
“jadi kau
temannya ? bisa membuktikannya bahwa kau teman yang baik untuknya? “ tantang
Kyuhyun sunbae
“maksudmu
?” jawab Tae Hwa bingung
“buktikan
padaku bahwa kau teman yang baik untuknya” ucapnya meremehkan
“baik,
kau mau aku membuktikan dengan cara apa ?”
“ cuci
pakaianku ini, saat pulang sekolah nodanya sudah harus bersih dan pakaianku
sudah kering” ucapnya
“lalu
nanti sunbae pakai apa ?” ucapku spontan. Aku langsung menutup mulutku dengan
sebelah tangan ketika menyadari perkataan bodohku tadi
“aku bisa
meminjam seragam dari sekolah” ucapnya santai
“baik,
akan aku lakukan” perkataan Tae Hwa sedikit membuatku terkejut, dia mau
melakukan ini demi aku ?
“oke,
tunggu disini. Aku akan segera kembali” setelah berkata seperti itu Kyuhyun
sunbae langsung melangkah pergi
5 menit
kemudian Kyuhyun sunbae kembali dengan menenteng(?) pakaiannya yang kotor, dia
juga sudah memakai seragam yg bersih. Mungkin itu seragam yg dipinjamnya dari
sekolah.
“ini”
ucapnya sambil melempar pakaian itu ke arah Tae Hwa dan langsung pergi lagi.
“kau
yakin Tae Hwa?” ucapku ragu
“ne,
sebaiknya kau kembali ke kelas. Sebentar lagi bel masuk akan berbunyi” ucapnya
“lalu kau
sendiri?”
“jangan
memikirkan aku,cepat kembali kekelas” ucapnya sambil sedikit mendorong tubuhku
Akhirnya
aku berjalan kekelas. Aku masih memikirkan Tae Hwa yang saat ini mungkin sedang
membersihkan pakaian Kyuhyun sunbae.
Saat aku
tiba dikelas, aku melihat Eun Ra sedang duduk murung di tempatnya.
“Eun Ra
kau kenapa ?” tanyaku saat tiba di depannya
“aku
kesal dengan Yesung oppa dan juga Rae Im” ucapnya
“Rae Im ?
memang dia kenapa ?” tanyaku heran
“molla”
jawabnya singkat. Jawabannya sungguh tidak memuaskan, tapi aku mengerti mungkin
dia masih belum mau bercerita padaku.
#Teng…Teng…Teng(bel masuk sekolah)
“mana Tea
Hwa dan Rae Im ? mereka belum kembali juga.”batinku
3 manit
setelah bel, aku melihat Tae Hwa masuk kelas dan disusul oleh Heechul
seosangnim.
“hampir
saja kau terlambat” ucapku
“haha ne,
aku masih sayang nyawa Chan Chan. Mana mungkin aku telat masuk di pelajaran
guru killer ini” ucapnya sambil sedikit tertawa
“ehemmm”
Heechul seosangnim berdehem dan sukses membuat suasana dikelas menjadi sunyi
“apa ada
yang belum masuk kelas?” ucapnya tenang
Aku menoleh
ke kebelakang “mati kau Rae Im, kenapa belum masuk kelas juga” batinku
menghawatirkannya
“Rae Im,
Park Rae Im seosangnim. Dia belum masuk kekelas” ucap salah seorang murid
“ok”
ucapnya singkat, namun penuh arti bagiku
Aku
melihat pintu sedikit bergerak dan terbuka lebar
“s..seo…seosangnim”
ucap Rae Im ketika masuk kekelas
“Park Rae
Im, kenapa kau telat masuk di jam pelajaranku eoh ?” kata Heechul seosangnim,
guru Kimia ku sedikir dingin ucapannya
“Mianhe
seosangnim” kata Rae Im sambil menunduk
“Berdiri
di luar kelas sampai jam pelajaranku usay, arraseo ?” bentaknya
“ne
seosangnim” jawab Rae Im lemah dan hampir aku tidak bisa mendengar jelas
ucapannya tadi
“ARRASEO
?” bentaknya lagi dengan nada yang lebih keras
“Arraseo”
setelah itu Rae Im langsung berjalan keluar kelas
“Rae Im
kenapa kau bisa telat sih” ucapku lirih
“saya
tidak suka orang-orang yang tidak disiplin, kalau semua orang tidak bisa
disiplin mau jadi apa dunia ini …bla..bla..bla” oceh Heechul seosangnim panjang
lebar
#30 menit
kemudian
Akhirnya
pelajaran Heechul seosangnim selesai juga. Aku melihat Rae Im masuk kekelas
dengan wajah tertunduk.
“Rae Im
kau kenapa ? kau menangis ?” tanyanya saat dia sudah duduk di tempatnya
“…” tidak
ada jawaban darinya. Dia malah menidurkan kepalanya diatas meja.
#Teng…Teng…(bel pulang sekolah)
“Rae Im,
Eun Ra aku dan Chan Chan pulang duluan ya” kata Tae Hwa
“Tidak
berpamitan pada kami ?” kata Soo Hwa sedikit kecewa
“haha ne,
aku lupa. Kami pulang duluan ya Soo Hwa dan Rintae” kataku sampil tersenyum
Setelah
itu aku dan Tae Hwa langsung ke luar kelas, dan pergi ke tempat dimana Tae Hwa
menjemur pakaian Kyuhyun sunbae.
“kau
jemus dimana Tae Hwa ?”
“dibelakang
sekolah”
Kamipun
tiba dibelakang sekolah dan mengambil seragam itu lalu bergegas lari kearah
gerbang sekolah menemui Kyuhyun sunbae. Entah bagaimana caranya Tae Hwa mencuci
pakaian ini, walau masih ada sedikir nodanya ku harap Kyuhyun sunbae mau
menerimanya.
“ini…seragammu”
kata Tae Hwa terbata, mungkin efek lelah setelah kami berlari menuju gerbang
seolah ini.
Kyuhyun
sunbae memeriksa dengan detail seragamnya itu” Bukankah sudah ku bilang nodanya
harus bersih ?” katanya sinis
“yang
pentingkan aku sudah berusaha mencucinya dan nodanya juga tinggal sedikit”
protes Tae Hwa
“masa
bodoh, buang saja seragam itu” Kyuhyun sunbae melempar seragam itu kea rah Tae
Hwa dan tentu saja itu membuat Tae Hwa kesal
“aku
tidak butuh baju sialan ini” ucap Tae
Hwa sambil melempar seragam itu ke wajah Kyuhyun sunbae dan langsung menarik
tanganku untuk berlari meninggalkan amukan Kyuhyun sunbae
“YAAA!!”
TBC~~~~

Tidak ada komentar:
Posting Komentar