Minggu, 12 Mei 2013

FF "Its Love" Vers KyuChan Moment



FF "Its Love"

Cash :
1. Park Rae Im
2. Han Eun Ra
3. Shin Rintae
4. Shin Chan Chan
5. Choi Tae Hwa
6. Shin Soo Hwa

Sub Cash :
All member Super Junior

Genre : Fantasi (?) Romance (?) Maybe

Author : Nining Sugiarti

Annyeong readers ^^ sudah menunggu kelanjutan FFnya kah ? *gak -_-“
Ok, Author lanjut sekarang, tapi ini akan sedikit berbeda, kenapa ? karena Cash FF ini banyak, author akan share per moment. Ngerti kan maksudnya ? pokoknya momen-momen itu akan tetap berhubungan dan tentunya FF ini juga tidak menyimpang dari cerita sebelumnya .
Di part ini author akan share momen KyuChan a.k.a Kyuhyun dan Chan Chan :D
Ready ? *yeessss \(‘-‘)/

~ Happy Reading ~

Chan Chan POV

aku baru tiba disekolah, langsung saja aku berjalan melewati lapangan sepak bola. Tidak ku sangka bahwa sepagi ini masih ada yg bermain bola.

“Masih pagi seperti ini sudah bermain bola” ucapku lirih

Aku melihat sekeliling lapangan sepak bola itu, tiba-tiba mataku tertuju pada satu objek. Seorang namja tinggi, berkulit putih dan rambut coklatnya. Aku terus memperhatikannya tanpa mempedulikan sekelilingku.

“Noona awass “ teriak seseorang dari arah samping kiri ku

Aku menoleh ke asal suara dan

#DUUAKKKK

“aww “ sial saat aku menoleh, tepat sebuah bola melayang ke arahku dan mengenai pelipisku. Aku jatuh terduduk sambil memegangi pelipisku.

“Noona, gwenchana ?” Tanya seseorang yang berdiri di depanku

“gwenchana” kataku lirih sambil mencoba bangkit berdiri

“ceroboh” kata namja satunya yang berada dibelakangku

Aku menoleh kebelakang dan itu sukses membuatku kaku tak bisa berbuat apa-apa.

“Su..sunbae” ucapku lirih sambil menunduk

“kau punya matakan, sudah tahu kami sedang bermain bola. Tapi kenapa kau malah berdiam diri di tengah lapangan seperti ini eoh?” bentaknya

“Sudahlah Kyu…” ucapan namja itu terputuh oleh namja yang tadi dia panggil Kyu

“Kau juga, kenapa kau memanggilnya noona ? tak tahukah, dia adalah murid kelas XI ?” kata Kyuhyun sambil tersenyum remeh

“ehh ? kelas XI ? bernarkah itu ? “ ucapnya sambil melihat ke arahku dan aku hanya bisa menganggukan kepala.

“aahh aku tak tahu hehe “ katanya sambil menggaruk tengkuknya

Sunbae yang satu ini lucu, tapi..aku tak mengenalnya.

“kenapa kau menatapku seperti itu ?” katanya

“ehh ? aniyo” ucapku sambil menggelengkan kepala

“ok, perkenalkan. Nanneun Lee Sungmin imnida, bangapseumnida” katanya sambil mengulurkan tangannya.

“Naneun Shin Chan Chan imnida, nado bangapta” kataku sambil membalas uluran tangannya dan tersenyum tentunya

“sudah cukup basa-basinya ?” ucap Kyuhyun sunbae

“ehh?” ucapku dan Sungmin sunbae berbarengan

“kita masih harus latihan Chan Chan~ssi apa kau masih mau berada di tengah lapangan seperti ini ?” kata Kyu yang terdengar sangat dingin di telingaku

“ne, aku akan segera kekelas” ucapku dan berlalu meninggalkan lapangan ini.

Aku berjalan menyusuri koridor sekolah dan aku melihat Tae Hwa sedang berjalan didepanku. Aku berjalan mendekatinya, dan berusaha tidak menimbulkan suara apapun.

1

2

3

“Dooorrrrrr” kataku sambil menepuk pundaknya

“iisshhh sakit tahu” katanya kesal

“haha mian, ehh tapi kenapa tidak terkejut ?” kataku heran sambil berjalan beriringan dengannya

“tidak, aku sudah tahu kau ada dibelakangku. Hanya saja aku pura-pura tak tahu”

“halahh bohong” ucapku tak percaya.

“serius… eh pelipismu kenapa ? “Tanyanya heran

“mau tau banget” ucapku acuh

“iishh ditanya serius” katanya sambil memukul pelipisku yang terluka dan berlari mendahului ku

“YAA!!” kesalku

Akhirnya aku dan Tae Hwa tiba dikelas kami. Langsung saja aku duduk di tempat dudukku.

“masih marah eohh? “Tanya Tae Hwa padaku

“….” Tak ada jawaban dariku. Aku masih kesal dengannya.

“mian, tak akan ku ulangi lagi” katanya sambil membentuk tangan V.

“ne..ne” kataku akhirnya

Aku melihat Rae Im memasuki kelas dengan tampang kesalnya.

“dia kenapa? Datang-datang mukanya ditekuk seperti itu” bisik Tae Hwa

“molla”  jawab Rintae yg tiba-tiba berada disamping meja ku

Langsung saja aku menghampiri Rae Im dan menepuk pundaknya

“Kamu kenapa ?” kataku ketika dia menoleh kearahku

“Aku sebal dengan Eun Ra dan Oppanya itu”  jawabnya dengan ekspresi yg masih sebal

“Memang mereka berbuat apa sampai kamu sebal seperti ini” kata Tae Hwa dari arah samping

“Entahlah, aku sebal jika mengikat tentang kemarin itu yang…..” omongan Rae Im terputus

“Rae Iiiiiiimmmmmm “ Teriak Eun Ra dari arah pintu masuk kelas

Aku dan semua teman-temanku yang ada dikelas terkejut dengan teriakan Eun Ra yang hampir menggemparkan kelas ini xD

“YAA !! bisa tidak memanggilnya tidak usah teriak seperti itu” Bentak Rae Im pada Eun Ra

“Mian, kau masih marah padaku ?” sesal Eun Ra

“Molla” Jawab Rae Im yang terdengar malas bicara, sepertinya ^^

#Teng Teng Teng(Bel masuk sekolah)

“Anak-anak bapak akan memberi tahu seseuatu kalau bulan depan sekolah kita akan mengadakan liburan ke pulau Jeju” kata Hankyung seosangnim yang bertugas sebagai guru Bahasa China

“Hooooorrrrreeeeee” teriak semua murid dikelasku

“Tenang tenang, eehmmm Rae im bisa ambilkan kumpulan buku kelas ini di meja bapak di kantor?” kata Hankyung seosangnim

“Ehh, aku? N..ne seosangnim” Kata Rae Im dan berlalu keluar kelas

Sambil menunggu Rae Im mambawa buku kami kekelas. Hankyung seosangnim sedikit bercerita tentang persoalan liburan kami nanti. Sudah 10 menit Rae Im pergi, tapi kenapa belum kembali juga ya.

Tidak lama kemudian aku melihat kea rah pintu yang terbuka.

“Annyeong, ini bukunya seosangnim” kata Rae im sambil meletakkan buku-buku itu di meja Hankyung seosangnim

“Lama sekali Rae im ?” Tanya seosangnim

“ehh, itu.. tadi aku…eehhmmm ada sedikit masalah seosangnim” jawab Rae im yang sedikit gugup

“baiklah, silahkan duduk di tempatmu”

“ne” Rae im langsung menuju tempat duduknya

Kamipun langsung memulai pelajaran ini. Hankyung seosangnim langsung berjalan kearah papan tulis dan menuliskan sesuatu di sana.

“Lagu ini kalian nyanyikan sebanyak 3x  dan kalian hafalkan setelah itu aku tes kalian satu-satu, arraseo ?” kata Hankyung seosangnim

“arraeo” kata semua murid

Di yi di yi wo ai wo mama
Di er di er wo ai wo baba
Di san di san wo ai xiongdi jiemei
Di yi Di er Di san wo ai wo jia li ren

(nyanyikan dengan nada lagu anak-anak yang judulnya 123)

“Hafalkan lagu yang tadi kalian nyanyikan selama 5 menit setelah itu bapak tes satu per satu”

Murid-murid dikelaspun mulai menghafalkan lagu itu. Setelah lima menit Hankyung seosangnim langsung tes anak muridnya. Bagusnya hampir semua bisa hanya beberapa saja yang kurang lancar menyanyikannya.

#Teng Teng Teng (Bel istirahat)

“kantin yukk” ajak Tae Hwa

“ ke toilet dulu, baru kantin ya” kataku

“baiklah” jawabnya

Kamipun langsung keluar kelas menuju toilet. Di tengah perjalanan tiba-tiba Tae Hwa menghentikan langkahnya.

“ada apa ? apa ada yang ketinggalan ?” tanyaku heran

“ada Donghae sunbae sedang berjalan ke mari” katanya antusias

Aku hanya memutar bola mataku malas. “kau yakin Donghae sunbae berjalan kearah sini, kau terlalu percaya diri”

“ck kita lihat saja” balasnya

Saat tinggal beberapa langkah lagi Donghae sunbae berada didepanku, ternyata dia belok kea rah kanan dimana ada ruangan OSIS. Ya aku tahu Donghae sunbae mengikuti organisasi OSIS disekolah ini, dia juga namja yang sangat disiplin, menurutku.

“bhahahhaha” tawaku pecah(?) saat menyadari Donghae sunbae tidak berjalan kea rah kami

“diam, dasar menyebalkan” ucapnya kesal dan berlalu meninggalkanku

“haha sudahku bilang, jangan terlalu percaya diri” kataku masih sambil tertawa

“sudah cepat masuk sana ketoilet” katanya saat kami sudah sampai di depan toilet

Akupun masuk ketoilet. Hanya sekedar membenarkan penampilanku setelah itu aku keluar. Aku dan Tae Hwa berjalan ke kantin untuk membeli minuman.

“kau mau beli apa?” Tanya Tae Hwa setelah kami tiba di kan tin

“ehhmm seperti biasa, susu chocolate. Kau sendiri ?” tanyaku

“aku ? ehhmm susu vanilla saja” jawabnya

“ahjussi kami pesan susu chocolate dan vanilla satu ne” kataku  ke ahjussi yang berjualan minuman ini

“ne, tunggu sebentar ya”

Tidak membutuhkan waktu lama, pesanan yang kami pesanpun sudah jadi.

“ini” kata ahjussi penjual minuman sambil menyerahkan pesanan kami

“ne, gomawo” kataku, setelah kami membayar minuman ini

Aku membalikkan tubuhku dan tidak menyadari kalau ada orang dibelakangku.

#Byyyuuuurr

Sebagian minumanku tupah ke pakaian namja yang tadi sedikit bertubrukan denganku

“su…sunbae” ucapku gugup sambil menunduk

“aaiiisssshhh lihat pakaianku kotor gara-gara kau yang ceroboh” ucapnya marah

“mianhe Kyuhyun sunbae, aku tak sengaja” ucapku lemah

“apa dengan maaf bisa membuat pakaianku bersih kembali?” ucapnya

“setidaknya dia sudah meminta maafkan” ucap Tae Hwa dengan suara keras

“KAU DIAM. Jangan ikut campur dengan urusan ini” bentak Kyuhyun sunbae padanya

“kau cari mati Tae Hwa” batinku

“ck aku kesini bersamanya dan dia temanku. Wajar kalau aku ikut campur, lagi pula dia tidak sengaja melakukannya” ucap Tae Hwa

“jadi kau temannya ? bisa membuktikannya bahwa kau teman yang baik untuknya? “ tantang Kyuhyun sunbae

“maksudmu ?” jawab Tae Hwa bingung

“buktikan padaku bahwa kau teman yang baik untuknya” ucapnya meremehkan

“baik, kau mau aku membuktikan dengan cara apa ?”

“ cuci pakaianku ini, saat pulang sekolah nodanya sudah harus bersih dan pakaianku sudah kering” ucapnya

“lalu nanti sunbae pakai apa ?” ucapku spontan. Aku langsung menutup mulutku dengan sebelah tangan ketika menyadari perkataan bodohku tadi

“aku bisa meminjam seragam dari sekolah” ucapnya santai

“baik, akan aku lakukan” perkataan Tae Hwa sedikit membuatku terkejut, dia mau melakukan ini demi aku ?

“oke, tunggu disini. Aku akan segera kembali” setelah berkata seperti itu Kyuhyun sunbae langsung melangkah pergi

5 menit kemudian Kyuhyun sunbae kembali dengan menenteng(?) pakaiannya yang kotor, dia juga sudah memakai seragam yg bersih. Mungkin itu seragam yg dipinjamnya dari sekolah.

“ini” ucapnya sambil melempar pakaian itu ke arah Tae Hwa dan langsung pergi lagi.

“kau yakin Tae Hwa?” ucapku ragu

“ne, sebaiknya kau kembali ke kelas. Sebentar lagi bel masuk akan berbunyi” ucapnya

“lalu kau sendiri?”

“jangan memikirkan aku,cepat kembali kekelas” ucapnya sambil sedikit mendorong tubuhku

Akhirnya aku berjalan kekelas. Aku masih memikirkan Tae Hwa yang saat ini mungkin sedang membersihkan pakaian Kyuhyun sunbae.

Saat aku tiba dikelas, aku melihat Eun Ra sedang duduk murung di tempatnya.

“Eun Ra kau kenapa ?” tanyaku saat tiba di depannya

“aku kesal dengan Yesung oppa dan juga Rae Im” ucapnya

“Rae Im ? memang dia kenapa ?” tanyaku heran

“molla” jawabnya singkat. Jawabannya sungguh tidak memuaskan, tapi aku mengerti mungkin dia masih belum mau bercerita padaku.

#Teng…Teng…Teng(bel masuk sekolah)

“mana Tea Hwa dan Rae Im ? mereka belum kembali juga.”batinku
3 manit setelah bel, aku melihat Tae Hwa masuk kelas dan disusul oleh Heechul seosangnim.

“hampir saja kau terlambat” ucapku

“haha ne, aku masih sayang nyawa Chan Chan. Mana mungkin aku telat masuk di pelajaran guru killer ini” ucapnya sambil sedikit tertawa

“ehemmm” Heechul seosangnim berdehem dan sukses membuat suasana dikelas menjadi sunyi

“apa ada yang belum masuk kelas?” ucapnya tenang

Aku menoleh ke kebelakang “mati kau Rae Im, kenapa belum masuk kelas juga” batinku menghawatirkannya

“Rae Im, Park Rae Im seosangnim. Dia belum masuk kekelas” ucap salah seorang murid

“ok” ucapnya singkat, namun penuh arti bagiku

Aku melihat pintu sedikit bergerak dan terbuka lebar

“s..seo…seosangnim” ucap Rae Im ketika masuk kekelas

“Park Rae Im, kenapa kau telat masuk di jam pelajaranku eoh ?” kata Heechul seosangnim, guru Kimia ku sedikir dingin ucapannya

“Mianhe seosangnim”  kata Rae Im sambil menunduk

“Berdiri di luar kelas sampai jam pelajaranku usay, arraseo ?” bentaknya

“ne seosangnim” jawab Rae Im lemah dan hampir aku tidak bisa mendengar jelas ucapannya tadi

“ARRASEO ?” bentaknya lagi dengan nada yang lebih keras

“Arraseo” setelah itu Rae Im langsung berjalan keluar kelas

“Rae Im kenapa kau bisa telat sih” ucapku lirih

“saya tidak suka orang-orang yang tidak disiplin, kalau semua orang tidak bisa disiplin mau jadi apa dunia ini …bla..bla..bla” oceh Heechul seosangnim panjang lebar

#30 menit kemudian

Akhirnya pelajaran Heechul seosangnim selesai juga. Aku melihat Rae Im masuk kekelas dengan wajah tertunduk.

“Rae Im kau kenapa ? kau menangis ?” tanyanya saat dia sudah duduk di tempatnya

“…” tidak ada jawaban darinya. Dia malah menidurkan kepalanya diatas meja.

#Teng…Teng…(bel pulang sekolah)

“Rae Im, Eun Ra aku dan Chan Chan pulang duluan ya” kata Tae Hwa

“Tidak berpamitan pada kami ?” kata Soo Hwa sedikit kecewa

“haha ne, aku lupa. Kami pulang duluan ya Soo Hwa dan Rintae” kataku sampil tersenyum

Setelah itu aku dan Tae Hwa langsung ke luar kelas, dan pergi ke tempat dimana Tae Hwa menjemur pakaian Kyuhyun sunbae.

“kau jemus dimana Tae Hwa ?”

“dibelakang sekolah”

Kamipun tiba dibelakang sekolah dan mengambil seragam itu lalu bergegas lari kearah gerbang sekolah menemui Kyuhyun sunbae. Entah bagaimana caranya Tae Hwa mencuci pakaian ini, walau masih ada sedikir nodanya ku harap Kyuhyun sunbae mau menerimanya.

“ini…seragammu” kata Tae Hwa terbata, mungkin efek lelah setelah kami berlari menuju gerbang seolah ini.

Kyuhyun sunbae memeriksa dengan detail seragamnya itu” Bukankah sudah ku bilang nodanya harus bersih ?” katanya sinis

“yang pentingkan aku sudah berusaha mencucinya dan nodanya juga tinggal sedikit” protes Tae Hwa

“masa bodoh, buang saja seragam itu” Kyuhyun sunbae melempar seragam itu kea rah Tae Hwa dan tentu saja itu membuat Tae Hwa kesal

“aku tidak butuh baju sialan ini” ucap  Tae Hwa sambil melempar seragam itu ke wajah Kyuhyun sunbae dan langsung menarik tanganku untuk berlari meninggalkan amukan Kyuhyun sunbae

“YAAA!!”

TBC~~~~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar